Luhut Soroti Bansos Digital Belum Merata, TNI-Polri Diminta Turun ke Pelosok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut Binsar Pandjaitan, meminta TNI dan Polri turun ke pelosok daerah untuk memvalidasi penerima bansos melalui sistem digitalisasi di portal Perlinsos Digital. Luhut menekankan pentingnya verifikasi hingga ke wilayah terluar agar tidak ada warga berhak yang terlewat. Target pemerintah mendaftarkan 48 juta orang dalam Perlinsos Digital hingga Desember 2026, namun hingga kini hanya sekitar 5,5 juta keluarga yang terdaftar. Untuk mempercepat proses, Luhut mengajak masyarakat untuk bergabung sebagai Kawan Perlinsos melalui gerakan #PeduliTetangga, termasuk pendamping PKH, RT/RW, dan pemerintah daerah. Saat ini terdapat 289.749 agen Perlinsos terdaftar, dengan target mencapai 500.000 agen pada akhir 2026. Jika tiap agen mendaftarkan dua orang per hari, proyeksi pencapaian bisa mencapai 30 juta keluarga dalam sebulan penuh. Masyarakat yang ingin menjadi agen Perlinsos harus memiliki akun Identitas Kependudukan Digital (IKD), mengakses agent-perlinsos.kemensos.go.id, mengisi data diri, melakukan verifikasi wajah, dan menyetujui Pernyataan Komitmen Agen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.40
Luhut Targetkan Penyaluran Bansos Digital Mulai Diuji Coba Awal 2027
Berita terkait
Gus Ipul Dorong Perbanyak Agen Perlinsos untuk Jangkau 48 Juta Keluarga
Detik.com · 30 September 2026 pukul 17.20
Kemensos Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar di Perlinsos Digital
Detik.com · 30 September 2026 pukul 16.23
Registrasi Ulang Bansos PKH dan BPNT 2027 Dibuka, Target 48 Juta Pendaftar
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.46
Registrasi Ulang Penerima Bansos Diperluas
kumparan · 30 September 2026 pukul 15.36