Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Malaysia Terapkan SIM Harus Aktif untuk Dapat Menerima BBM Bersubsidi

Pemerintah Malaysia menerapkan kebijakan baru di mana warga negara Malaysia yang memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) masih berlaku dapat menerima bensin RON95 bersubsidi melalui skema Budi Madani RON95 (Budi95). Dengan kebijakan ini, harga RON95 bersubsidi ditetapkan pada RM1,99 per liter dengan kuota pembelian maksimal 200 liter per bulan. Di sisi lain, harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan pada periode 20-26 Agustus 2026, termasuk kenaikan 20 sen pada diesel B10/B15 menjadi RM4,67 per liter, dan kenaikan 15 sen pada RON95 nonsubsidi menjadi RM3,77 per liter.

Di Indonesia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa belum ada perubahan kebijaman terkait subsidi Pertalite. Pemerintah masih melakukan kajian mengenai kemungkinan pembatasan BBM bersubsidi. Meskipun demikian, Bahlil mengingatkan masyarakat dari kelompok desil 9 dan 10 yang tergolong mampu agar tidak membeli BBM bersubsidi.

Perbedaan kebijaman antara kedua negara terlihat dari sasaran penerima subsidi. Malaysia telah menetapkan persyaratan penerima RON95 bersubsidi berdasarkan status kewarganegaraan dan kepemilikan SIM, sementara Indonesia masih mengkaji mekanisme pembatasan Pertalite. Diesel bersubsidi di Malaysia tetap dihargai RM2,10 per liter dengan kuota 200 liter per bulan untuk jenis B10 dan B15 secara nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait