Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Manusia dan AI, Dua Kekuatan di Balik Basis Teknologi Bank Jago

Bank Jago, sebagai bank berbasis teknologi, menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pekerjaan rutin agar para karyawannya, yang disebut 'Jagoan', dapat fokus pada tugas yang membutuhkan pemahaman nasabah dan pengambilan keputusan. AI digunakan untuk memberi saran, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan manusia. Hal ini memungkinkan tim untuk lebih cepat merespons kebutuhan nasabah dan perubahan pasar.

Untuk mendukung transformasi ini, Bank Jago memberikan ruang lebih besar kepada para Jagoan untuk mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah tanpa selalu menunggu persetujuan dari manajemen atas. Pendekatan ini sesuai dengan budaya inovasi dan kolaborasi yang diterapkan di sektor digital. Namun, kepercayaan dan kemampuan karyawan tetap penting agar keputusan yang diambil tetap tepat dan bermanfaat.

Bank Jago juga mengembangkan 'capability journey' untuk membantu karyawan mengidentifikasi kemampuan yang dimiliki dan yang masih perlu ditingkatkan. Perubahan ini juga memengaruhi peran pemimpin, yang kini lebih berperan sebagai mentor dan fasilitator. Pertumbuhan karier tidak lagi hanya ditentukan oleh kenaikan jabatan, tetapi juga melalui tanggung jawab baru dan pengembangan diri. Dengan demikian, teknologi dan pengembangan manusia saling melengkapi dalam satu visi pengembangan bank yang berkelanjutan.

Berita terkait