Mayor Teddy Sempat Dianggap Tak Sopan Sela Prabowo, Kini Justru Dinilai Menerobos Feodalisme
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Rocky Gerung membela tindakan Mayor Teddy Indra Wijaya yang menginterupsi Presiden Prabowo saat memberikan keterangan resmi. Meski sebagian kalangan menilai tindakan tersebut tidak sopan dan melanggar tata krama protokoler, Rocky menganggap hal itu sebagai bentuk profesionalisme staf kepresidenan untuk memastikan akurasi informasi secara cepat.
Rocky menilai keberanian Teddy memberikan koreksi seketika merupakan penerapan prinsip kesiagaan militer dan mirip dengan pola kerja staf West Wing di Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut justru mendobrak kultur feodalisme dalam lingkungan kekuasaan, di mana staf seharusnya berani mengingatkan Presiden demi menghindari penyampaian informasi yang keliru kepada publik.
Bagikan
Berita terkait
Disebut Dapat Uang karena Bela Prabowo, Rocky Gerung: Saya Main Saham Sejak Kuliah
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.46
Viral Seskab Teddy 'Usir' Pejabat dari Gerbong LRT Prabowo, Pengamat: Sangat Arogan, Copot Saja!
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 14.44
PSI Sebut Rocky Gerung Sudah 'Kena Batunya' Akibat Serang Jokowi
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.49
PSI Bersaksi Soal Hubungan Rocky Gerung-Jokowi: Dia Memang Tidak Suka, Dianggap Tak Pantas Pimpin...
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.52