MBMA Lirik Bursa Hong Kong, Siap Cari Modal Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) sedang menjajaki peluang pendanaan melalui pasar saham Hong Kong dengan mempertimbangkan penerbitan depositary receipts. Menurut laporan Bloomberg, rencana ini masih dalam tahap pembahasan dan belum ada keputusan akhir mengenai jumlah dana yang akan ditargetkan atau jadwal pelaksanaannya. MBMA belum merilis pernyataan resmi terkait langkah ini.
Jika direalisasikan, langkah ini akan memberikan MBMA akses ke sumber pendanaan alternatif di luar pasar saham Indonesia. Rencana ini muncul di tengah kondisi IHSG yang melemah sekitar 23% sejak awal tahun 2026, yang mendorong banyak perusahaan untuk mencari likuiditas di pasar internasional.
Beberapa perusahaan tambang Indonesia lainnya juga sedang mengikuti langkah serupa. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) berhasil mengumpulkan sekitar HK$2,4 miliar (US$306 juta) melalui penerbitan depositary receipts pada Juni 2026. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga sedang mengkaji kemungkinan mencatatkan instrumen serupa di pasar Hong Kong.
Bagikan
Berita terkait
Lima Startup AI Terpilih di GVV Batch 9, Bidik Solusi untuk Berbagai Sektor
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.43
VTNJ Catat Pendapatan Rp105,8 Miliar di Semester I-2026
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 18.40
Bakal Tambah Lagi Negara yang Pakai QRIS: Hong Kong sampai Arab Saudi
Detik.com · 6 September 2026 pukul 06.30
Bukan Cuma Keuangan Sehat, Sandiaga Sebut "Super Team" Kunci Utama Gaet Investor
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 20.16