Mencari Tahu Kenapa Harga Beras dan Minyak Goreng Masih Naik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga beras Rp15.545/kg dan minyak goreng Rp20.221/liter masih tinggi di Agustus 2024, meski stok nasional cukup. Stok beras nasional mencapai 5,25 juta ton di Bulog, namun konsentrasi produksi di Jawa dan Sulawesi serta biaya logistik tinggi membuat pasokan tidak merata. Eliza Mardian CORE menyatakan perbedaan antara ketersediaan nasional dan lokal menjadi akar masalah. Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) belum optimal karena volume terbatas dan penyaluran tidak tepat sasaran. Eliza merekomendasikan kemasan beras 1 kg untuk menjangkau masyarakat menengah bawah, serta realokasi stok Bulog cepat ke daerah defisit dan penekanan biaya distribusi melalui subsidi angkutan. Untuk minyak goreng, perlu pengawasan ketat alokasi bahan baku sawit antara biodiesel dan minyak goreng.
Bagikan
Berita terkait
Produksi Gabah Kering Giling Juni 2026 Capai 4,29 juta ton, Naik 7%
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 18.00
Pelni Buka Posko Logistik untuk Korban Gempa NTT, Pengiriman Gratis
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.35
BNPB tempuh jalur laut kirim bantuan gempa NTT hingga Pulau Palue
ANTARA News · 16 Agustus 2026 pukul 19.02
Dukung Konektivitas Tanjung Priok, Pelindo Dorong Kolaborasi Integrasi Tol
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.26