Mendag Dorong Dunia Usaha Bersinergi Perkuat Ekspor Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521751/original/013226700_1772699286-1000252434.jpg)
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan ekspor Indonesia. Dalam Rapat Kerja Nasional GPEI 2026, ia meminta masukan pelaku usaha untuk memperbaiki ekosistem ekspor yang masih ada tantangan. Indonesia saat ini memiliki 25 perjanjian perdagangan berlaku, dua dalam proses ratifikasi, dan 13 lainnya dalam negosiasi. Perjanjian kunci yang dipantau adalah Indonesia-European Union CEPA, diproyeksikan ditandatangani akhir Oktober 2026. Program UMKM BISA Ekspor telah menghasilkan potensi transaksi US$ 333,68 juta dari Januari-Juli 2026, dengan 60-70% peserta belum pernah ekspor. Kemendag juga mempersiapkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 untuk memperkuat jaringan internasional.
Bagikan
Berita terkait
Pameran Produk Kulit dan Garmen Internasional Digelar di JIExpo Kemayoran
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.13
Pemerintah Belum Tentukan Skema Bantuan untuk Rekonstruksi Desa Adat Sade
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 21.00
Kerja Sama Indonesia-Tiongkok di CIEIE 2026 Dorong UMKM Melesat
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 20.33
Epson Luncurkan EcoTank L1310 dan L1350, Printer Baru yang Lebih Cepat dan Hemat
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 20.22