Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Mendag Klaim Stok Beras Premium di Ritel Modern Sudah Aman

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan stok beras premium di ritel modern sudah cukup setelah Perum Bulog menyalurkan pasokan. Beberapa waktu lalu, beras premium kemasan 5 kg dilaporkan kosong di sejumlah minimarket seperti Alfamart dan Indomaret di Bekasi selama lebih satu bulan. Menurut Budi, kenaikan harga beras perlu dilihat relatif terhadap HET, bukan hanya dibandingkan dengan harga sebelumnya. Pada 29 September, harga rata-rata nasional beras premium mencapai Rp15.680 per kg, atau 5,23% di atas HET Rp14.900 per kg. Pemerintah juga melakukan intervensi melalui program SPHP untuk menstabilkan harga.

Budi juga membahas kenaikan harga telur, yang saat ini berada di Rp26.200 per kg, masih di bawah harga acuan Rp30.000 per kg. Ia menekankan bahwa harga acuan harus mempertimbangkan keberlangsungan produksi peternak dan daya beli konsumen. Harga telur yang terlalu rendah dapat membuat peternak kesulitan menutup biaya produksi, terutama pembelian pakan.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani membantah anggapan beras premium masih langka. Bulog telah menggelontorkan hampir 60.000 ton beras premium ke pasar dalam dua minggu terakhir, termasuk melalui kerja sama dengan Aprindo. Sebagian merek beras fortifikasi yang diduga mengalami masalah klaim telah ditarik dari peredaran, sejumlah 12 dari 25 merek yang diperiksa. Untuk memenuhi target 300.000 ton, Bulog melibatkan 868 penggilingan padi.

Berita terkait