Mendag Ungkap Alasan Harga Pangan Terlalu Murah Malah Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562053/original/092621600_1776774891-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-21_April_2026a.jpg)
Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga harga daging ayam ras di kisaran acuan Rp40.000 per kilogram agar tidak terlalu murah atau terlalu tinggi. Penurunan harga yang berkepanjangan berisiko menyebabkan kerugian peternak hingga menurunkan produksi, sementara kenaikan berlebihan akan menggerogoti daya beli masyarakat. Budi menyampaikan pesan ini saat meninjau ketersediaan bahan pokok di Pasar Ir. Soekarno, Sukoharjo, Jawa Tengah. Di sana, daging ayam dijual Rp40.000-Rp42.000 per kg, sedangkan telur berada di Rp23.000-Rp25.000 per kg, di bawah harga acuan Rp30.000. Budi menilai harga acuan sebagai titik keseimbangan yang adil bagi produsen dan konsumen.
Bagikan
Berita terkait
Mendag Akui Harga Pangan Naik Efek MBG, Tapi Masih Wajar
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.03
Harga Pangan 14 Agustus 2026: Telur Merangkak Naik Hampir Rp 30 Ribu per Kg
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.44
Kemendag siapkan sejumlah solusi atasi harga telur anjlok di peternak
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 19.44
BPS Bongkar Penyebab Harga Daging Ayam Tembus Rp100 Ribu di 188 Daerah
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 14.58