Mendag Ungkap Alasan Harga Pangan Terlalu Murah Malah Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562053/original/092621600_1776774891-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-21_April_2026a.jpg)
Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga harga daging ayam ras di kisaran acuan Rp40.000 per kilogram agar tidak terlalu murah atau terlalu tinggi. Penurunan harga yang berkepanjangan berisiko menyebabkan kerugian peternak hingga menurunkan produksi, sementara kenaikan berlebihan akan menggerogoti daya beli masyarakat. Budi menyampaikan pesan ini saat meninjau ketersediaan bahan pokok di Pasar Ir. Soekarno, Sukoharjo, Jawa Tengah. Di sana, daging ayam dijual Rp40.000-Rp42.000 per kg, sedangkan telur berada di Rp23.000-Rp25.000 per kg, di bawah harga acuan Rp30.000. Budi menilai harga acuan sebagai titik keseimbangan yang adil bagi produsen dan konsumen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 22.29
Harga Telur Masih Anjlok, Kuota Jagung Pakan Diusulkan Tambah 150 Ribu Ton
Berita terkait
Harga Pangan Hari Ini: Telur Naik Rp 2.000 di Pasar Kebayoran Lama
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 13.45
Tekan Harga Pangan, Pemerintah Sebar Bantuan hingga 2 Bulan ke Depan
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 09.00
Mendag Sebut Musim Panas Jadi Biang Kerok Harga Cabai Meroket
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.45
Harga Ayam, Telur, hingga Beras Ancam Daerah
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.45