Mengapa Prabowo Sulit Merombak Kabinet Secara Total? Ray Rangkuti Ungkap Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ray Rangkuti menilai perombakan kabinet Prabowo belum menyelesaikan masalah mendasar. Pergantian menteri masih bersifat pergantian figur tanpa mengubah keseimbangan politik. Hanya pos seperti Keuangan, Luar Negeri, dan Kesehatan yang relatif bebas dari pertimbangan politik. Sebagian besar jabatan ditentukan oleh kebutuhan menjaga koalisi, membatasi ruang gerak Prabowo. Ray menyoroti bahwa reshuffle terbaru tidak mengubah porsi partai, misalnya Menteri Perindustrian diganti tetap dari Partai Golkar. Ia menyatakan reshuffle belum strategis karena tidak menyentuh struktur politik fondasi kabinet.
Bagikan
Berita terkait
Usai Reshuffle Terbaru, Said Didu Sebut Masih Ada 6 'Pilar Jokowi' Bertahan di Lingkaran Kekuasaan
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.20
Prabowo Copot-Ganti Menteri, 2 Pengusaha Ingatkan Hindari Masalah Ini
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.40
Peneliti Akui Representasi Orang Jokowi Berkurang di Kabinet Prabowo, tapi Bukan Pembersihan Total
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 16.29
Bukan Cuma Geser Posisi Menteri, Reshuffle Prabowo Disebut Bikin Golkar Kian Tak Tertandingi di Kabinet
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 11.00