Menteri KP Trenggono Sebut Benoa Bali Cocoknya untuk Pariwisata, Sentra Perikanan Geser ke Jembrana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan Pelabuhan Benoa, Bali, tidak layak lagi dikembangkan sebagai pelabuhan perikanan karena sudah lebih cocok untuk sektor pariwisata. Pemerintah mengalihkan pengembangan pusat perikanan ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Jembrana. Proyek PPN Pengambengan mengacu pada standar pelabuhan perikanan internasional yang bersih, tertata, dan mampu menggerakkan perekonomian. Pembangunan ini menghindari masalah bau dan lingkungan yang sering ditemui di pelabuhan perikanan lain, sekaligus menjadi ruang publik dan pusat ekonomi baru. Benoa akan dikembangkan sebagai Maritime Tourism Hub dengan memanfaatkan kawasan mangrove untuk pariwisata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 29 September 2026 pukul 20.43
Nelayan Jembrana Berharap PPN Pengambengan Bisa Atasi Pendangkalan
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 13.08
Sah! Trenggono Pindahkan Pelabuhan Ikan dari Benoa ke PPN Pengamben
Berita terkait
Pemerintah Diharapkan Ambil Peran Optimalisasi Udang Lokal sebagai Instrumen Ekonomi Indonesia
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.31
Pemerintah Targetkan Bangun 1.296 KNMP di 2026, 1.090 Titik Sudah Dimulai
Detik.com · 15 September 2026 pukul 20.30
Pemerintah Siapkan 4.582 Kapal Ikan Modern, Butuh 89 Ribu Tenaga Kerja
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 18.04
Bupati Kembang Semprot Panitia Kite Pelangi, Disokong APBD, tetapi Sepi Penonton
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 09.51