Menteri PU Ungkap Kondisi Jembatan di NTT Usai Terkena Gempa M 7,7
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa sejumlah ruas jalan dan jembatan di kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 7,7 tengah ditangani secara bertahap. Dalam rapat koordinasi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Dody menyatakan bahwa satu jembatan tertentu masih belum selesai dan akan segera ditangani. Penanganan prioritaskan akses mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan kedaruratan. Dody juga menginstruksikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk melakukan perbaikan di titik-titik yang paling membutuhkan, dengan dukungan lintas kementerian dan lembaga. Selain itu, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU menyiapkan dukungan air bersih, termasuk tiga unit Mobil Tangki Air (MTA) di Kabupaten Nagekeo, di mana dua unit sudah berada di lokasi dan satu unit lainnya dipinjam dari penanganan banjir sebelumnya. Sehat 16 unit hidran umum (HU), dengan delapan unit siap pakai dan delapan unit lagi dipinjam, juga disiapkan untuk distribusi air ke wilayah yang terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 21.10
Jusuf Kalla Turun Tangan, PMI Siapkan Operasi 3 Bulan Tangani Gempa NTT
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 18.24
Pemerintah kerahkan semua sumber daya untuk pulihkan dampak gempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.57
Puan Tugaskan Anggota Dapil Bantu Penanganan Gempa: NTT Tak Sendirian
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.22
Perkuat Penanganan Darurat, Wamensos Serahkan Bantuan Korban Gempa NTT
Berita terkait
Air Bersih Lebih Dekat, Pertamina Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.56
Pertamina Dekatkan Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa NTT
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.46
Air Bersih Lebih Dekat, Pertamina Dampingi Pemulihan Warga Terdampak Gempa NTT
JawaPos · 17 September 2026 pukul 11.30
Permudah Akses Air Bersih, Pertamina Bantu Pemulihan Warga Terdampak Gempa NTT
kumparan · 17 September 2026 pukul 11.10