Mobil BYD Diretas, Celah Keamanan Bikin Pemilik Waspada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BYD menemukan celah keamanan pada sistem perangkat lunak mobil listrik Shark 6 setelah kendaraan berhasil diretas dalam pengujian keamanan siber di Australia. Pengujian dilakukan oleh peneliti keamanan siber Dan Hreszczuk dari Fortify Labs sebagai bagian dari program investigasi ABC Four Corners. Peneliti berhasil mengakses beberapa fungsi seperti pelacakan lokasi, akses mikrofon kabin, serta kontrol lampu dan wiper pada kendaraan tersebut.
BYD melakukan investigasi internal dan mengonfirmasi adanya cacat perangkat lunak pada sistem infotainment Shark 6. Perusahaan menyatakan bahwa fitur Android Debug Bridge (ADB) sebenarnya tidak aktif secara default dan hanya bisa diakses oleh pihak berwenang. Namun, peneliti menemukan celah yang memungkinkan ADB diaktifkan melalui antarmuka infotainment, lalu memasang aplikasi pihak ketiga yang tidak tepercaya.
BYD telah menyelesaikan investigasi akar masalah dan sedang mengembangkan perbaikan melalui pembaruan over-the-air (OTA). Pembaruan ini akan menghilangkan jalur akses yang dieksploitasi serta memperkuat pengelolaan antarmuka debugging dan kontrol izin aplikasi. Namun, BYD belum mengumumkan jadwal distribusi pembaruan kepada pemilik kendaraan.
Bagikan
Berita terkait
Hasil Eksperimen Ungkap Kelemahan Kendaraan Listrik China
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 17.28
Mobil BYD 'Ditelanjangi' Peretas, Hanya Butuh 2 Minggu, Bobol!
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 14.25
Mobil Listrik dengan Koneksi Internet Paling Mudah Dicuri
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 11.48
Ancaman Worm AI, Perintah Berbahaya Bisa Replikasi Diri
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.36