Motor Listrik Nasional Jadi Senjata Kurangi Impor BBM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846840/original/030515100_1716987884-20240529-Jumlah_Kendaraan_Listrik-HER_8.jpg)
BPI Danantara mendorong Motor Listrik Nasional (Molinas) sebagai proyek strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor BBM dan membangun ekosistem industri kendaraan listrik dari hulu hingga hilir. Managing Director Industrialisasi Ardy Muawin menyatakan Molinas bukan hanya produksi motor listrik, tetapi ekosistem yang menghubungkan bahan baku, baterai, manufaktur, pembiayaan, hingga pasar. Dengan pendekatan resource driven, demand driven, dan strategic driven, Danantara ingin mengubah ekonomi dari penjualan sumber daya alam menjadi penguasaan industri dan teknologi. Pasar domestik 280 juta penduduk menjadi basis permintaan untuk substitusi impor. Elektrifikasi kendaraan juga bagian strategi ketahanan energi karena Indonesia masih bergantung pada impor BBM.
Pembentukan permintaan menjadi tantangan utama. Sekitar 70-80 persen pembeli motor menggunakan kredit, sementara pasar motor listrik bekas terbatas sehingga risiko pembiayaan lebih tinggi. Bunga pembiayaan motor mencapai 30-40 persen, jauh di atas 12 persen untuk mobil. Pemerintah perlu menjadi katalis melalui subsidi, regulasi, pengadaan, dan penggunaan armada motor listrik untuk pemerintah, layanan publik, serta logistik. Secara operasional, motor listrik dapat menghemat biaya pengemudi Rp 10.000-20.000 per hari atau sekitar Rp 500.000 per bulan.
Danantara mendorong infrastruktur pengisian dan penukaran baterai serta standardisasi baterai. Ekosistem memanfaatkan nikel, aluminium, baja, dan tanah jarang. PT Len Industri menjadi agregator konsorsium yang diarahkan memiliki desain dan kekayaan intelektual sendiri serta rantai pasok domestik, bukan hanya perakitan. Transisi ke kendaraan listrik tetap melibatkan industri mesin pembakaran internal agar dapat beradaptasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.05
Danantara Dorong Motor Listrik Nasional Tak Sekadar Rakit di Indonesia
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.31
Molinas Diprediksi Bisa Tekan Subsidi BBM hingga Rp82 T
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.21
Molinas Diproyeksi Pangkas Subsidi BBM Rp82,2 Triliun
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 19.13
BCA Finance masih mempelajari program Molinas
Berita terkait
Video: B50 Resmi Digunakan, Serap 50% Kebutuhan Minyak Sawit Nasional
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.00
Motor Listrik RI dengan TKDN 75% Ini Ternyata Belum Masuk Molinas
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 18.15
B50 Berhasil Setop Impor Solar, Kini Bahlil Bidik E50 untuk Hentikan Impor Bensin
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 04.23
Motor Listrik Bakal Jadi Pasar Baru? MUF Spill Pembiayaan Tumbuh 17,2%
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.00