Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mourinho Buka Kotak Pandora Ballon d'Or: Ada Unsur Politik di Balik Penghargaan Pemain Terbaik?

Jose Mourinho, pelatih Real Madrid, membuka debat tentang Ballon d'Or dengan menyebut adanya unsur politik dalam proses penentuan pemenang. Ia menolak memberi penghargaan hanya karena pemain menang Liga Champions atau Piala Dunia, sebagaimiana kemenangan klub atau tim nasional tidak otomatis membuat pemain layak mendapatkannya. Mourinho menyoroti bahwa jika Liga Champions menjadi ukuran utama, maka Luis Enrique (PSG) atau Luis de la Fuente (Spanyol) lebih layak, bukan pemain individu. Ia mengkritik Ballon d'Or yang mungkin dipengaruhi politik dan menekankan standar yang lebih baik: pemain yang meninggalkan war besar dan merindukan setelah karier berakhir, seperti Maradona, Ronaldinho, Ronaldo, Messi, Zidane, dan Matthäus. Dalam konteks 2026, ia mendukung Kylian Mbappe sebagai pemain terbaik dunia di klubnya, meski harus bersaing dengan pemain dari PSG (juara Eropa) dan Spanyol (juara dunia).

Berita terkait