Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

MRT Buka Peluang Bangun Jalur Bawah Tanah di Blok M hingga Senayan?

PT MRT Jakarta (Perseroda) membuka peluang pengembangan jalur pejalan kaki bawah tanah atau extended concourse di stasiun lain setelah proyek serupa di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) rampung. Extended concourse Bundaran HI menjadi proyek pertama yang dapat menjadi model untuk pengembangan konektivitas bawah tanah di kawasan lain, seperti Blok M hingga Senayan. Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) Ferdiansyah Roestam mengatakan proyek ini menghadapi tantangan besar akibat kondisi utilitas bawah tanah yang tidak sesuai dengan gambar teknis, sehingga perlu dilakukan adaptasi engineering selama proses pengeboran.

Pengembangan ini didorong oleh keberhasilan konektivitas MRT dengan bangunan komersial di kawasan MRT, seperti pusat perbelanjaan di Blok M yang melalui jembatan layang. Konektivitas tersebut diklaim meningkatkan occupancy rate pusat perbelanjaan dari terabandoned menjadi 99,9 persen, sekaligus meningkatkan tingkat sewa. Berdasarkan pengalaman ini, peluang extended concourse tidak hanya ditujukan untuk pusat perbelanjaan, tetapi juga mendukung konsep mixed-use yang dorong oleh Pemprov DKI Jakarta.

Saat ini, ITJ dan MRT Jakarta masih fokus menyelesaikan extended concourse Bundaran HI yang proyeksinya akan selesai pada Mei 2027 dan diresmikan pada Juni 2027. Ruang bawah tanah berluas 4.439 meter persegi dengan 24 area multifungsi untuk kegiatan komersial, F&B, lifestyle, dan layanan. Extended concourse juga dilengkapi knock-down panel untuk koneksi langsung dengan basement 1 Plaza Indonesia dan Wisma Nusantara. Proyek ini diproyeksikan menambah pengguna Stasiun Bundaran HI sekitar 6.000 orang setelah jaringan MRT diperpanjang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait