MRT Ungkap Rencana 'Sulap' Kawasan Kota Tua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT MRT Jakarta berencana merevitalisasi kawasan Kota Tua menggunakan konsep placemaking dan Transit Oriented Development (TOD), serupa dengan pengembangan di Blok M. Fokus utama proyek ini adalah menghidupkan kembali kawasan melalui kombinasi retail, komunitas, dan aktivitas publik tanpa menghilangkan identitas heritage seperti Chinatown dan Little Amsterdam. Strategi pengembangan akan melibatkan kemitraan generasi aktivitas dengan merangkul komunitas seni, lukis, dan performa untuk menciptakan ruang yang memiliki karakter unik.
Pengembangan ini akan berjalan beriringan dengan perpanjangan jalur MRT North-South yang ditargetkan mencapai Kota Tua pada tahun 2029. Sebelum itu, MRT Jakarta akan fokus menyelesaikan Stasiun Thamrin dan Monas yang dijadwalkan beroperasi pada Desember 2027. Integrasi antara unsur modern dan sejarah diharapkan dapat menjadikan Kota Tua sebagai pusat aktivitas masyarakat perkotaan yang tetap menjaga nilai sejarahnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.30
MRT Siapkan Revitalisasi Kota Tua, Konsep Bakal Beda dengan Blok M
Berita terkait
KAI Kaji Reaktivasi KRL di Gambir, Bakal Integrasi dengan MRT
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 19.54
KAI Targetkan Travelator Stasiun Karet-BNI City Rampung Akhir 2026
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.50
Lebih dari 4.000 meter persegi, Proyek Ruang Bawah Tanah Bundaran HI Rampung Tahun Depan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.10
25 Tenant Disiapkan di Extended Concourse MRT Bundaran HI, Tak Cuma Jual Makan
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 13.28