Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

MSCI Pertahankan Status Indonesia di Level Emerging Market

Penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan status pasar saham Indonesia sebagai negara berkembang (emerging market) dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index Annual Country Review 2026. Dalam pengumumannya pada Kamis (13/8), MSCI menyatakan tidak ada perubahan terhadap daftar negara Emerging Markets yang termasuk dalam indeks tersebut.

Namun, MSCI mengumumkan penghapusan 10 saham Indonesia dari kategori indeks globalnya, yang akan berlaku efektif mulai penutupan perdagangan 31 Agustus 2026. Di antara saham yang dikeluarkan adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari MSCI Global Standard Indexes, sementara PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) diturunkan statusnya dari Global Standard Indexes ke Global Small Cap Indexes.

Sembilan saham lainnya yang didepak dari kategori Global Small Cap Indexes meliputi PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Intertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI). Semua perubahan ini akan diterapkan pada 31 Agustus 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait