Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Mulyanto PKS Tolak Merger Besar-Besaran Badan Geologi dan BMKG

Politisi senior PKS Mulyanto menolak rencana pemerintah melakukan merger besar-besaran antara Badan Geologi dan BMKG. Ia berargumen bahwa integrasi yang lebih tepat adalah memasukkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ke dalam BMKG, karena kedua lembaga memiliki fungsi pemantauan bencana yang beririsan. PVMBG fokus pada aktivitas gunung api, gerakan tanah, dan bencana geologi, sementara BMKG mengelola gempa bumi, tsunami, cuaca ekstrem, meteorologi, dan klimatologi.

Mulyanto menekankan bahwa reformasi kebencanaan tidak hanya soh menata struktur organisasi, tetapi juga harus memperkuat kapasitas pemantauan, mitigasi, analisis risiko, dan sistem peringatan dini. Ia khawatir jika seluruh Badan Geologi dipindahkan ke BMKG, fungsi-fungsi geologi terkait sumber daya mineral, air tanah, dan kebijakan energi justru terpisah dari Kementerian ESDM, sehingga berpotensi menimbulkan masalah baru.

Sebagai solusi, Mulyanto mendorong restrukturisasi selektif yang hanya menggabungkan fungsi pemantauan, analisis risiko, pengelolaan data kebencanaan, sensor, sistem peringatan dini, dan komunikasi informasi bencana. Integrasi ini diharapkan menciptakan sistem pemantauan bencana yang lebih terpadu, mengurangi fragmentasi antarlembaga, dan mempercepat penyebaran informasi bencana ke masyarakat. Ia juga meminta pemerintah memperjelas peran BMKG sebagai pusat pemantauan dan BNPB sebagai koordinator utama penanggulangan bencana.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait