Naik 10%, Grand Slam AS Terbuka 2026 Tawarkan Hadiah Terbesar dalam Sejarah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3424798/original/096154300_1617981220-pepi-stojanovski-MJSFNZ8BAXw-unsplash.jpg)
Grand Slam AS Terbuka 2026 menawarkan hadiah terbesar dalam sejarah, dengan pemenang tunggal mendapatkan US$ 5,5 juta (Rp 97,22 miliar), naik 10% dari tahun sebelumnya. Pemain yang kalah di babak pertama tetap mendapatkan US$ 140.000 (Rp 2,47 miliar), naik US$ 30.000 (27%) dibandingkan 2025. Total hadiah mencakup kontribusi dana kesejahteraan sebesar US$ 2 juta yang diusulkan pemain untuk semua pertandingan Grand Slam.
Keempat wakil pemain Grand Slam juga mengumumkan pembentukan Dewan Pemain Grand Slam, sebagai respons terhadap keluhan pemain yang sempat meminimalisir partisipasi media di Prancis Terbuka dan Wimbledon. Mereka meminta agar 16% pendapatan Grand Slam digunakan untuk hadiah uang, dengan target peningkatan 22% pada 2030. Jika AS Terbuka mencapai target ini, hadiah uang bisa mencapai US$ 98,5 juta berdasarkan pendapatan US$ 559,7 juta pada 2024.
Selain itu, USTA menjadi organisasi pertama yang mengalokasikan US$ 4 juta (Rp 70,7 miliar) khusus untuk tunjangan pemain, yang akan dikelola melalui rekening penampungan independen. Dewan Pemain Grand Slam yang baru akan diluncurkan setelah AS Terbuka untuk membantu mengatur isu hadiah uang dan kesejahteraan pemain. Turnamen dimulai pada Minggu, 30 Agustus.
Bagikan
Berita terkait
Pulih dari Cedera Pergelangan Tangan, Carlos Alcaraz Dipastikan Tampil di AS Terbuka
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 07.32
Carlos Alcaraz Siap Comeback di AS Terbuka Usai Absen Empat Bulan
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 05.05
Venus Williams Raih Wildcard AS Terbuka, Serena Berpeluang Menyusul
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.13
Bos Indodax Ingatkan Regulasi Kripto Jangan Bunuh Inovasi
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 22.11