Nekat Tembus Abu Anak Krakatau, Mesin Pesawat Bisa Mati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341457/original/074983600_1788621026-1001633272.jpg)
Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara Minggu (6/9/2026) pukul 01.30-09.30 WIB setelah AirNav Indonesia issue NOTAM mengindikasikan bahaya sebaran abu Gunung Anak Krakatau. Penutupan menyebabkan pembatalan dan penjadwalan ulang penerbangan bagi 22.798 penumpang. Pengamat penerbangan Alvin Lie menjelaskan abu vulkanik berupa kepingan tajam dan keras yang dapat merusak komponen pesawat hingga menyebabkan mesin mati. Hasil paper test Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta masih positif sebaran abu, sehingga penutupan diperpanjang hingga 09.30 WIB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 September 2026 pukul 15.00
Bandara Soekarno-Hatta Perpanjang Penutupan Hingga Sore, Imbas Erupsi Anak Krakatau
JawaPos · 6 September 2026 pukul 13.15
301 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 03.43
Anak Krakatau Erupsi, Bandara Soetta Ditutup Sementara hingga Pukul 05.30 WIB
Detik.com · 6 September 2026 pukul 17.20
8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Abu Anak Krakatau, Ini Daftarnya
Berita terkait
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 209 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 08.54
209 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan Imbas Erupsi Anak Krakatau
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 08.50
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Puluhan Jadwal Ditunda
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 16.13
Bandara Soetta Tutup, Ini Daftar Penerbangan Lion Group yang Batal
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.48