OpenAI Kehilangan 13 Pemimpin, Ini Daftarnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
OpenAI mengalami gelombang kehilangan pemimpin senior pada 2026. Brad Lightcap (ex-COO), Fidji Simo (ex-CEO aplikasi), Denise Dresser (ex-CRO), serta kepala marketing, produk, sains, keselamatan, dan etik berhenti bekerja. Beberapa karena karier baru, beberapa karena masalah kesehatan. Pada 2025, perusahaan juga kehilangan kepala HR, komunikasi, peneliti kemudian mendirikan startup AI, dan tujuh peneliti pindah ke Meta. Dari daftar 2026, Kevin Weil (ex-CPO) menemukan startup bernilai $750 juta. Bill Peebles (pemimpin Sora) dan Srinivas Narayanan (CTO bisnis) berhenti pada April. Kate Rouch (CMO) karena kanker payudara. Barret Zoph dan Chloé Bakalar (kepala etik) berhenti pada Juni dan Juli. Johannes Heidecke (kepala keamanan) dan Joshua Achiam (kepala futuris) pindah pada Juli. Caitlin Kalinowski (kepala robotik) berhenti karena kerja sama dengan Pentagon. Kaylin Voss (Wakil Presiden Penjualan AS) pindah seminggu setelah Dresser.
Bagikan
Berita terkait
ChatGPT untuk Remaja Perlu Pengujian Independen, Pakar Soroti Keamanan Anak
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 09.04
OpenAI Luncurkan ChatGPT for Teens, Dibekali Fitur Anti-Nyontek dan Kontrol Orang Tua
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 14.30
OpenAI Rilis ChatGPT Khusus Remaja, Lebih Aman Untuk Anak-anak?
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.45
Akun Gratis ChatGPT Kini Bisa Chat Tanpa Limit
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 12.10