Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Operasional PLTA Batang Toru Rp 21 Triliun Dipercepat

PLTA Batang Toru dengan kapasitas 510 megawatt dipercepat pengoperasiannya pasca banjir yang merusak lima jalur transmisi pada November 2025. Wakil Menteri ESDM Yuliot mengunjungi proyek di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada 30 Juli 2026, untuk mendorong percepatan ini. Proyek senilai Rp 21,6 triliun ini penting untuk memperkuat pasokan listrik di Sumatera yang dianggap kritis.

Proyek ini sempat terhambat perizinan, namun sanksi administratif dicabut pada Maret 2026 melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup. Saat ini, administrasi dan uji teknis berjalan paralel, memerlukan genangan air untuk pengujian. PLTA berada di area 650 hektare, pembangunannya dimulai sejak September 2017.

Percepatan operasional juga mendukung target bauran energi baru terbarukan nasional yang saat ini 16-17%, dengan target mencapai 21% pada akhir 2026. Tanpa percepatan, target ini tidak akan tercapai.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait