Paket Kebijakan Ekonomi 2027, Dari BSU hingga Insentif Rumah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427473/original/098215900_1764389875-WhatsApp_Image_2025-11-29_at_09.54.54_e4039f61.jpg)
Pemerintah menyiapkan paket kebijakan ekonomi Rp 31 triliun untuk 2026-2027. Q4 2026: Bantuan beras 10 kg/bulan untuk 33,2 juta keluarga KPM desil 1-4 (Rp 17,5 triliun), BSU Rp 300 ribu/bulan selama 3 bulan untuk 13,3 juta pekerja, serta pembukaan rekening bank bagi warga berusia >17 tahun. 2027: Pelatihan vokasi 300 ribu orang, magang 150 ribu peserta, pengurangan PPh 21 untuk 7,5 juta pekerja dengan penghasilan <Rp 10 juta/bulan, diskon iuran JKK/JKM, serta penyesuaian PTKP. Stimulus perumahan: Perpanjangan PPN DTP hingga 2027 untuk rumah hingga Rp 2 miliar, KPR bersubsidi 6% bunga untuk rumah hingga Rp 500 juta (pendapatan Rp 17 juta/bulan). Kebijakan fiskal di sektor logam mulia 99,9% juga disusun. Semua program fokus pada menjaga daya beli, memperkuat sektor riil, dan inklusif.
Bagikan
Berita terkait
Berkat Pajak dari Masyarakat, Jutaan Siswa di Jabar Nikmati Bantuan Pendidikan
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 14.30
Airlangga Bocorkan Program Bantuan yang Lanjut Tahun Depan, Magang-Perumahan
kumparan · 30 September 2026 pukul 19.34
Berkat Pajak Masyarakat, Jutaan Siswa di Jabar Nikmati Bantuan Pendidikan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 13.41
Pajak Warga Jabar Biayai Bantuan Pendidikan Rp1,2 Triliun
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.47