PAN, PKB dan Demokrat Jadi Target Utama Deklarasi Jokowi usai Gabung PSI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa partainya sudah mulai membuat banyak pihak ketakutan, dengan sasaran politik yang tertuju pada Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Demokrat. Pengamat politik Ray Rangkuti menilai pernyataan ini sebagai sinyal bahwa PSI sedang mempersiapkan diri untuk persaingan politik yang lebih ketat, terutama jika parliamentary threshold (ambang batas kursi parlemen) dinaikkan. Jokowi menyatakan tidak khawatir jika ambang batas ditetapkan pada 5, 6, 7, bahkan 8 persen, yang menurut Ray menjadi indikator bahwa 8 persen bisa menjadi target politik PSI. Jika ambang batas memang meningkat, partai dengan basis suara di bawah angka tersebut seperti Demokrat, PAN, dan PKS berpotensi kesulitan meraih kursi parlemen. Dalam acara Rakorda PSI di Kota Bandung, Jokowi juga memotivasi kader agar tidak takut menghadapi persaingan politik dan meyakini bahwa PSI akan berkembang menjadi partai besar di Indonesia. Ia menekankan bahwa meskipun PSI merupakan partai baru, partainya sudah mulai menimbulkan ketakutan di kalangan elite politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 22.39
Dua Pesan Jokowi untuk PSI
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.50
Jokowi Santai Merespons Wacana Ambang Batas Parlemen: Mau 5% Mau 8% Oke!
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 12.03
PSI Diprediksi Tetap Sulit Lolos ke Senayan meski Jokowi Sudah Pamer KTA
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.03
Sindiran Jubir PDIP ke Jokowi usai Pamer KTA PSI: Harusnya Ijazah
Berita terkait
Jokowi: PSI Akan Jadi Partai Besar, Sudah Banyak Yang Ketakutan!
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.25
Grace Soal Ucapan Jokowi ke PSI: Jangan Ditakutin Apalagi Ditakut-takutin, Kami Masih Partai Kecil
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 09.50
Dari Pidato Budi Arie hingga Deklarasi Lewat PSI: Jokowi Siap Berpisah dengan Prabowo
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.40
Sudah Punya KTA, Jokowi di PSI Mau Jadi Apa?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 21.54