Pedagang Bendera Merah Putih Menjerit, Omzet Tergerus Penjual Online
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315528/original/045141100_1785839874-Pedagang_bendera_merah_putih_dan_pernak-pernik-4_Agustus_2026d.jpeg)
Menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-81, pedagang bendera merah putih dan pernak-pernik mulai ramai di jalanan, seperti di Jalan Matraman, Jakarta Timur. Pedagang musiman ini berjualan dari akhir Juli hingga 17 Agustus 2026. Harga barang tetap sama dengan tahun lalu, dengan bendera kecil motor seharga Rp5.000, bendera utama Rp25.000 hingga Rp250.000, dan background Rp200.000 hingga Rp400.000. Aksesoris mulai dari Rp10.000 hingga Rp60.000.
Pedagang seperti Wirya dan Yono mengeluh penjualan tahun ini lebih sepi dibandingkan 2025. Mereka biasanya sudah ramai sejak awal Agustus, tetapi tahun ini masih minim pembeli. Wirya mulai berjualan sejak 25 Juli dan menawarkan berbagai produk. Yono, yang berdagang sejak 1 Agustus, juga menjual bendera, balon, lampion, hiasan kepala, dan hiasan sepeda.
Penurunan penjualan disebabkan oleh persaingan dengan penjual online yang menawarkan harga grosir. Para pedagang kecil mengaku kalah bersaing, meskipun harga barang sama dengan tahun sebelumnya. Mereka berharap penjualan meningkat menjelang tanggal 17 Agustus.
Bagikan
Berita terkait
Musim Panjat Pinang, Musim Rezeki Kafi dan 8 Pekerjanya
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.15
Prajurit TNI kibarkan kembali bendera Merah Putih di Masjid Raya Baiturrahman
ANTARA News · 16 Agustus 2026 pukul 17.09
Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda di Hari Damai Aceh
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
FWK Kecam Penurunan Merah Putih di Aceh, Minta Polisi Usut Pelaku
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 13.00