Peluang Kerja Pelaut Indonesia Makin Luas, Pertamina Gandeng Perusahaan Pelayaran China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan pelayaran asal China, Xingtong Group, untuk memperluas peluang karier pelaut Indonesia di armada tanker internasional. Kolaborasi ini merupakan kerja sama perdana PMSol dengan perusahaan pelayaran China dan menandai meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadap kapabilitas PMSol dalam menyediakan layanan maritim berstandar global.
Melalui nota kesepahaman dengan Quanzhou Xingtong Fuxing Crew Management Co., Ltd., PMSol akan menyediakan awak kapal Indonesia untuk armada tanker Xingtong, mencakup proses perekrutan, seleksi, pelatihan, hingga penempatan. Kedua perusahaan juga akan membangun basis data talenta pelaut, mengevaluasi kinerja awak kapal, menyusun jenjang karier, dan mengembangkan solusi digital pengelolaan awak kapal. Selain itu, PMSol menandatangani MoU kedua dengan Xingtong Shipping Co., Ltd. yang mencakup manajemen kapal, keselamatan, inspeksi, operasi kapal, dan pengembangan rantai pasok.
Xingtong Group, perusahaan pelayaran kimia yang berdiri sejak 1997 dan berkantor pusat di Quanzhou, Tiongkok, mengoperasikan 52 armada tanker bahan kimia cair curah dengan kapasitas total sekitar 725.900 DWT. Armada tersebut terdiri dari 28 kapal rute domestik dan 24 kapal rute internasional. Kerja sama ini didukung oleh PT Pertamina Trans Kontinental dan PT Pertamina International Shipping sebagai bagian dari strategi perluasan bisnis maritim Pertamina Group di pasar internasional.
Bagikan
Berita terkait
PMSol Gandeng Xingtong Group, Buka Peluang Pelaut Indonesia ke Pasar Global
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 00.16
Kemenhub Tingkatkan Pemantauan Infrastruktur Pelabuhan Usai Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.44
Prabowo Ingin Diaspora Tak Lagi Dihadapkan pada Pilihan Karier atau Indonesia
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 22.31
Zidane Jadi Pelatih Prancis Malah Disorot karena Islam, Pemerintah Ikut Membela
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 22.22