Pemegang Obligasi Tolak Semua Usulan Restrukturisasi Adhi Karya (ADHI)
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengadakan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) untuk membahas tiga agenda terkait Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2022. Para pemegang obligasi menolak seluruh usulan restrukturisasi yang diajukan perseroan. Pada agenda perubahan jatuh tempo, 99,57% suara menolak, sementara agenda perubahan tingkat bunga mendapat penolakan 99,48%. Agenda ketiga terkait pengesampingan pelanggaran atas tidak pembayaran Bunga ke-17 juga ditolak dengan 94,73% suara menolak.
Dengan ditolaknya ketiga usulan tersebut, ADHI secara otomatis masuk ke dalam status gagal bayar (default) terkait kewajiban pembayaran Bunga ke-17 obligasinya. Perseroan tidak berhasil memperoleh persetujuan untuk menjadwalkan kembali jatuh tempo, mengubah tingkat bunga, atau memperoleh pengampunan atas kelalaian pembayaran bunga tersebut.
Ketiga agenda RUPO tersebut masing-masing membutuhkan kuorum dan persentase suara tertentu untuk disetujui. Penolakan yang mendominan dari pemegang obligasi menunjukkan ketidakpercayaan pasar terhadap kemampuan ADHI memenuhi kewajiban keuangannya. Hal ini berpotensi memberikan dampak signifikan pada kondisi keuangan dan likuiditas perseroan di masa mendatang.
Bagikan
Berita terkait
Sahamnya Kena Suspend, Adhi Karya Angkat Bicara
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 15.17
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 20.57
Adhi Karya Kejar Restrukturisasi Utang Selesai pada Semester II
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 19.43
Danantara Ingin Adhi Karya Fokus Jadi Kontraktor, Dilarang Punya Anak Usaha Baru
kumparan · 4 September 2026 pukul 17.30