Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Gandeng PGN Optimalisasi Jargas di Gresik dan Sidoarjo, Perkuat Gas Bumi Untuk Masyarakat

Pemerintah bersama PT Perusahaan Gas Negri (PGN) mengoptimalkan pengembangan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) di Kabupaten Gresik dan Sidoarjo sebagai bagian dari upaya memperkuat penggunaan energi gas bumi domestik. Kepala Staf Kepresideni Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman didampingi oleh perwakilan Kementerian ESDM dan PGN melakukan kunjungan kerja ke lokasi jargas untuk memastikan pelaksanaan program yang mendukung swasembada energi dan mengurangi ketergantungan impor LPG. Pengembangan jargas ini selaras dengan Program Kerja Prioritas Nasional 2027 dan Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Agung Kuswardono menyatakan bahwa pembangunan jargas terus dilanjutkan seiring peningkatan konektivitas infrastruktur gas bumi nasional, termasuk pipa Cirebon-Semarang. Untuk periode 2025-2026, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jargas di 15 kabupaten/kota, dengan 7.000 SR masing-masing di Gresik dan Sidoarjo. Pemerintah telah membangun 4.000 SR di Gresik sejak 2022 dan 29.961 SR di Sidoarjo sejak 2010, dengan PGN ditunjuk sebagai operatornya.

Hery Murahmanta, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, menyampaikan dukungan perusahaan terhadap pengembangan jargas, termasuk aspek keamanan jaringan, integritas aset, dan pelayanan pelanggan. Secara nasional, PGN telah melayani lebih dari 820.000 pelanggan rumah tangga. Target jangka panjang pemerintah adalah menyelesaikan 1 juta SR jargas pada 2028, sementara PGN juga mengembangkan solusi beyond pipeline seperti Compressed Natural Gas (CNG) untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait