Pemerintah Targetkan 100 Ribu Sekolah Direvitalisasi Tahun Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menargetkan revitalisasi hingga 100.000 sekolah pada 2027, melonjak dari target awal 17.000 sekolah tahun 2026. Target ini tercapai berkat realokasi anggaran yang dianggap lebih produktif, memungkinkan pemerintah memperbaiki hampir 80.000 sekolah pada tahun berjalan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa dengan alokasi anggaran yang efisien, jumlah sekolah yang diperbaiki bisa ditambah sebesar 60.000 unit dibandingkan target semula.
Untuk Tahun Anggaran 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengalokasikan Rp14,1 triliun dengan target 11.744 satuan pendidikan. Selain itu, pemerintah sedang memproses usulan tambahan anggaran sebesar Rp89,5 triliun untuk memperluas sasaran hingga 60.000 satuan pendidikan tambahan.
Program revitalisasi gedung sekolah termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) prioritas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dengan pelaksanaan yang dipercepat, pemerintah berharap seluruh sekolah nasional dapat diperbaiki paling lambat dalam dua tahun ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.08
Prabowo Bidik Defisit RAPBN 2027 Turun Jadi 2,4%
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.03
Prabowo Ungkap 8 Fokus RAPBN 2027, Siapkan Belanja Negara Rp 4.097 Triliun
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.00
RAPBN 2027, Prabowo Targetkan Defisit Turun ke 2,40 Persen dari PDB
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.49
Prabowo Tetapkan Asumsi Ekonomi Makro RAPBN 2027: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Rupiah Rp17.500 per USD
Berita terkait
Hakim Selalu dalam Ingatan, Guru dan Nakes Lagi-lagi Terlupakan
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Golkar Puji 8 Prioritas Prabowo di RAPBN 2027: Arah Pembangunan Bangsa Terarah
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 01.30
Presiden Prabowo Pastikan Sektor Pendidikan Tetap Prioritas Utama di RAPBN 2027
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.00
Pendidikan Jadi Prioritas 2027, Prabowo: Tidak Boleh Ada Lagi Cerita Sekolah Roboh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 09.13