Pendapatan Naik tapi Laba OKAS Malah Rontok 82%, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatat penurunan laba periode berjalan sebesar 81,9% pada semester I-2026, meskipun pendapatan konsolidasian mengalami kenaikan tipis. Laba turun menjadi US$1,06 juta dari US$5,86 juta pada periode yang sama tahun lalu, sementara pendapatan naik menjadi US$76,33 juta dari US$76,08 juta. Bisnis bahan kimia dan peledak pertambangan tetap menjadi kontributor utama dengan 95% dari total pendapatan, dan pendapatan dari solusi peledakan tumbuh 11%.
Penurunan laba ini disebabkan oleh kenaikan beban pokok penjualan yang meningkat menjadi US$57,39 juta dari US$53,45 juta, serta beban operasi yang naik menjadi US$15,06 juta dari US$12,24 juta. Akibatnya, laba operasi turun drastis menjadi US$3,88 juta dari US$10,39 juta. Direktur Utama Ancora, Ratno Ale Paskalis Hendrawan, menyatakan bahwa pendapatan stabil mencerminkan permintaan yang solid di bisnis inti perusahaan.
Dari sisi neraca, total aset OKAS per 30 Juni 2026 tercatat sebesar US$157,63 juta dengan total ekuitas US$56,84 juta. Total utang mencapai US$40,07 juta, saldo kas US$7,52 juta, dan rasio net gearing sebesar 0,57 kali, menunjukkan struktur permodalan yang masih terjaga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 Juli 2026 pukul 20.15
Biro Klasifikasi Indonesia Catat Pendapatan Rp 1,5 Triliun
Berita terkait
Kinerja Semester I 2026 Solid, Pendapatan PT Fast Food Indonesia Tumbuh 16,09%
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 10.51
Telkom Raup Pendapatan Rp75,9 Triliun, Tumbuh 3,9% di Semester I 2026
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.13
Jelang IPO, Pendapatan Anthropic Diproyeksi Capai Rp3.565 Triliun
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 16.54
Presiden Prabowo Salah, Pendapatan Ojol Turun Bukan Naik
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.15