Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Bandara Wunopito Ditutup
Liputan6.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4716887/original/062067200_1705336483-BANDARA_WUNOPITO.jpg)
Bandara Wunopito di Lewoleba, Lembata, NTT, ditutup akibat abu vulkanik Gunung Lewotolok. AirNav Indonesia memperpanjang penutupan hingga 25 September 2026 melalui NOTAM C1239/26. Abu vulkanik bergerak ke barat dengan kecepatan 10 knot, menyentuh permukaan hingga FL070. Wilayah terdampak mencakup FIR Ujung Pandang. Bandara lain dalam jangkauan: Gewayantana (8 NM), Kabir (42 NM), Seda (59 NM). AirNav terus memantau dan memperbarui NOTAM.
Bagikan
Berita terkait
Kenapa Debu Vulkanik Berbahaya untuk Pesawat Terbang? Ini Penjelasan Teknisnya
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 20.01
Gunung Anak Krakatau Berstatus Red Alert, Abu Vulkanik Capai 50 Ribu Kaki
kumparan · 7 September 2026 pukul 16.13
Situasi Terbaru di Semua Bandara di Flores Usai Gempa M7,7 Hantam NTT
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.03
Kekacauan Bandara AS: Ribuan Penerbangan Delay dan Batal
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 14.00