Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta Orang, Kemnaker Ungkap Biang Keroknya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan bahwa 1.033.182 lulusan sarjana (Diploma IV, S1, S2, S3) tidak terserap pasar kerja per Mei 2026, menyumbang 14,31% dari total 7,22 juta pengangguran. Anwar Sanusi, Kepala Barenbang Kemnaker, menjelaskan faktor utama adalah mismatch antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, rendahnya literasi digital dan soft skills, serta pertumbuhan lapangan kerja formal yang lambat dibandingkan peningkatan jumlah fresh graduate. Tantangan ini diperparah oleh transformasi industri dan teknologi yang belum seimbang dengan sistem pendidikan. Sektor industri padat teknologi seperti Batam membutuhkan kualifikasi spesifik yang masih terbatas. Untuk mengatasi masalah ini, Kemnaker mendorong penyelarasan kurikulum dengan standar industri, perkuat partisipasi sektor usaha dalam pembelajaran, dan tingkatkan pengalaman kerja serta sertifikasi profesi bagi lulusan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.30
Jumlah Penganggur Terdidik Lumayan Banyak, Kemnaker Ungkap Penyebabnya
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 20.14
Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 4 dimulai 13 Agustus
Berita terkait
Kuota 150 Ribu Orang, Program Magang Nasional Angkatan 2 Dibuka Bertahap
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 14.00
Lulusan SMK Penyumbang Pengangguran Tertinggi, BPS Ungkap Datanya
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.31
Makin Banyak Orang RI Kerja Paruh Waktu, Kini Tembus 38,41 Juta
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.39
Sinyal Positif Ekonomi RI: Pengangguran Turun 24 Ribu Orang
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 19.35