Penjualan Mobil Naik Bukan Karena Daya Beli Tinggi, tapi Berkat 2 Program Andalan Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penjualan mobil nasional Semester I 2026 naik 11,3 persen YoY menjadi 615.000 unit, tetapi tidak sepenuhnya dari daya beli masyarakat. Kendaraan niaga mendominasi: pikap naik 51 persen, truk GVW 5-10 ton naik 55 persen, 4x2 <1.500 cc naik 29 persen. Peningkatan ini didorong oleh program Pemerintah Prabowo: Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang membutuhkan kendaraan pengantar makanan dan truk transportasi koperasi. Febri Hendri Kemenperin menyatakan belanja pemerintah 15 persen dialokasikan untuk program yang memerlukan kendaraan otomotif. Oleh karena itu, lonjakan pasar otomotif belum tentu mencerminkan pemulihan daya beli ritel masyarakat secara menyeluruh.
Bagikan
Berita terkait
Gran Max dan Carry Bersaing Ketat, Ini Daftar Pikap Terlaris 2026
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.17
Penjualan Juli Terbang 33%, Purbaya Benar-Daya Beli Warga RI Kuat?
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.27
Bukti Ini Bikin Purbaya Sebut Permintaan Domestik dan Daya Beli Tetap Terjaga
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 15.19
Jawa Timur Sumbang 9,1 Persen Penjualan Mobil Nasional
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 09.35