Penjualan VinFast Masih Terpusat di Jabodetabek, Ekspansi ke Daerah Jadi Tantangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penjualan mobil listrik VinFast di Indonesia masih terpusat di wilayah Jabodetabek, meskipun pasar kendaraan listrik nasional tengah berkembang pesat. Menurut Antonio Zara, CEO VinFast Southeast Asia, Jabodetabek tetap menjadi pasar utama, namun perusahaan mulai melihat peluang pertumbuhan di kota-kota lain seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) per Mei 2026 menunjukkan kontribusi kendaraan listrik mencapai 15,9% dari total industri otomotif nasional, menciptakan peluang bagi VinFast untuk memperluas penetrasi pasarnya di luar Jabodetabek. "Kami optimis adopsi kendaraan listrik, termasuk VinFast, akan terus tumbuh lebih merata di berbagai wilayah Indonesia," ujar Antonio. VinFast saat ini menawarkan beberapa model seperti VF e34, VF 5, VF 3, dan baru-baru ini VF MPV 7 yang menargetkan kebutuhan keluhan dengan kabin lapang dan fitur keselamatan canggih. Dengan semakin berkembangnya pasar EV dan variasi produk yang semakin luas, VinFast berupaya menjangkau konsumen di daerah-diarea lain di Indonesia. Namun, ekspansi ke luar Jabodetabek masih dianggap sebagai tantangan bagi perusahaan dalam merealisasikan pertumbuhan yang lebih merata.
Bagikan
Berita terkait
Herbie Wertheim Beli Ferrari Luce Seharga 40 Juta Dolar AS
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 22.30
4,3 Juta Unit Mobil Listrik Tiba-Tiba Ditarik dari Pasar, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.25
Li Auto Mega Terbaru Hadir dengan Tenaga 554 Hp dan Suspensi Aktif
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 11.35
Jeep Compass e-Hybrid 2027 Hadir dengan Teknologi Baru dan Pilihan Mesin Beragam
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 10.35