Penyaluran Bansos Sinergikan Koperasi Desa, Himbara, dan PT Pos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5058434/original/035848200_1734665484-IMG-20241220-WA0008.jpg)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan penyaluran bantuan sosial (bansos) ke depan akan menyinergikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), PT Pos Indonesia, dan Himbara (Bank Mandiri, BRI, BNI). Saat ini bansos—baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bansos Sembako/BPNT sebesar Rp200 ribu per bulan—disalurkan setiap tiga bulan sekali melalui Himbara dan PT Pos. Pemerintah mulai menguji coba keterlibatan koperasi desa di 900 titik lokasi agar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa membelanjakan bansos di dekat rumah dengan harga lebih kompetitif.
Gus Ipul menjelaskan simulasi penyaluran melalui KDMP masih dimatangkan. Agen bank yang membuka layanan di KDMP tetap memegang data penerima manfaat. Meski koperasi desa akan dilibatkan, PT Pos Indonesia tetap berperan penting menjangkau daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) serta lansia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan antar langsung ke rumah, meski ada biaya operasional. Sinergi ini diharapkan memperluas akses dan efisiensi penyaluran bansos.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 09.00
Mensos Jamin Penyaluran Bansos PT Pos Tak Bentrok dengan KDMP
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 19.39
Mensos Gus Ipul Buka Suara soal Pria Diduga Curi Ayam Tewas Dikeroyok
Berita terkait
Kemensos Bakal Uji Coba Penyaluran Bansos di 900 Koperasi Desa
Liputan6.com · 28 Juli 2026 pukul 19.15
Taufan Pawe: IKD Harus Mempermudah, Bukan Menghambat Penerima Bansos
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Daftar Program Bansos Ini Cair pada 2027, Anggarannya Rp549,9 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Kapolda Bagikan Bansos ke Warga Terdampak Gempa di NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 18.16