Jakarta · Senin, 21 September 2026Cari
WargaKonoha

Perang Iran Kuras APBN AS hingga Rp803 T dan Bakal Kerek Inflasi

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa perang melawan Iran telah menelan biaya sebesar US$45,1 miliar atau sekitar Rp803 triliun (dengan asumsi kurs Rp17.713). Laporan ini disampaikan Pentagon kepada Kongres pada 18 September, berdasarkan keterangan dua sumber AFP. Biaya tersebut mencakup US$43,6 miliar atau Rp776 triliun per 3 September, ditambah US$1,5 miliar atau Rp26,8 triliun untuk bahan bakar tambahan. Namun, angka ini belum termasuk biaya perbaiki fasilitas atau bangunan yang rusak akibat perang.

Angka biaya perang AS$45,1 miliar melampaui proyeksi sebelumnya dari Congressional Budget Office (CBO) yang memperkirakan biaya hingga 1 Agustus sebesar US$38 miliar atau Rp677 triliun. Sebelumnya, pada Juli, Pentagon memperkirakan biaya perang mencapai US$37,5 miliar atau sekitar Rp667 triliun. Sebagian besar biaya berasal dari pengeluaran untuk amunisi.

CBO memperkirakan beban biaya perang akan terus menekusi AS sebesar US$2-3 miliar per bulan setelah 1 Agustus, dengan biaya meningkat saat pertempuran membesar. Selain itu, CBO menyampaikan kepada Kongres bahwa perang diperkirakan akan meningkatkan inflasi AS pada kuartal I 2027, ketika biaya hidup sedang naik dan kekhawatiran ekonomi masyarakat semakin tinggi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait