Perbaikan 400 Ribu Rumah Tak Layak Huni Jadi Target Pemerintah pada 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323648/original/063404100_1786628918-PONDASI_-_EBL_2.jpg.jpeg)
Pemerintah Indonesia menargetkan perbaikan 400 ribu rumah tidak layak huni menjadi rumah yang layak, aman, dan nyaman pada 2026. Target ini diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan mendorong kolaborasi berbagai pihak di tingkat daerah. Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan bahwa program ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, tetapi juga bertujuan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, terutama bagi lanjut usia yang memiliki keterbatasan untuk memperbaiki rumah secara mandiri.
Di tingkat pelaksanaan, sejumlah inisiatif telah berjalan. Di Desa Tepian Terap, Kalimantan Timur, PT Etam Bersama Lestari (EBL) melalui Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) membantu meningkatkan kualitas hunian warga, termasuk lansia. Program ini mencakup perbaikan atap, dinding, lantai, serta fasilitas sanitasi agar hunian lebih layak bagi penghuninya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.27
Kala Prabowo Menyapa 8 Tamu Istimewa di Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 20.25
Menteri Ara Kejar Bedah Rumah Sampai 400.000 Unit Tahun Ini
Berita terkait
Kajian Rumah di Atas Sungai Ditargetkan Rampung Desember
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 20.00
Kepala BGN Curhat ke Menteri PKP, Ada Penerima MBG Belum Punya Rumah
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 12.30
Kuota Bedah Rumah di Bali Melonjak 130 Kali Lipat, Menteri Ara Pasang Target
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 07.30
2 Rusunawa Butuh Renovasi, Pemkot Semarang Usulkan ke Kementerian PKP
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.42