Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Perhimpunan Guru Ungkap Data Keracunan MBG dalam Sepekan, Ratusan Anak Jadi Korban

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) melaporkan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam sepekan terakhir yang menyentuh tiga provinsi. Di Sidoarjo, Jawa Timur, 592 santri dan siswa dari 19 sekolah lain dilarikan ke rumah sakit setelah mengonsumsi menu nasi, telur, tempe bali, sayur, dan apel; 79 pasien masih dirawat inap per 2 September 2026. Dinas Kesehatan Jawa Timur membekukan SPPG Kalitengah selama 30 hari dan mengusulkan pencopotan kepala dapur. Di Nganjuk, Jawa Timur, 49 orang (48 siswa dan 1 guru) mengalami mual dan muntah dua jam setelah menyantap nasi goreng, ayam suwir, dan tahu bulat dari SPPG Begadung; korban dirawat di Puskesmas Begadung, RSUD Nganjuk, dan RS Bhayangkara. Di Agam, Sumatera Barat, 237 siswa SD hingga SMA di Kecamatan Palupuh diduga keracunan massal setelah mengonsumsi MBG; sebagian besar ditangani di Puskesmas Palupuh, sementara dua siswa dengan gejala berat dirujung ke RSUD dan RST Bukittinggi. Gubernur Sumatera Barat memerintahkan penutupan sementara dapuk SPPG terkait untuk investigasi sampel makanan. Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri, menyampaikan permintaan maaf kepada para korban dan menyoroti betapa korban hanya dianggap sebagai statistik dalam program tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait