Perkuat Tata Kelola, PHR Pertahankan Sertifikasi ISO Sistem Manajemen Terintegrasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil mempertahankan tiga sertifikasi Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT) melalui proses surveillance kedua, yaitu ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan), dan ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Penyerahan sertifikat dilakukan di Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026. Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin, menekankan bahwa penerapan ISO bukan sekadar untuk memperoleh sertifikat, tetapi sebagai instrumen untuk meningkatkan tata kelola dan efektivitas proses bisnis agar organisasi lebih lincah, adaptif, dan fleksibel.
PHR juga menekankan pentingnya teknologi dan inovasi dalam mendukung keunggulan perusahaan, khususnya di Zona Rokan yang dikenal sebagai salah satu wilayah operasi terlengkap di industri hulu migas. Berbagai metode pengembangan lapangan telah diterapkan, mulai dari primary recovery, secondary recovery, hingga tertiary recovery, dengan rencana implementasi Migas Non-Konvensional (MNK) ke depan. Arifin menyatakan bahwa Rokan hampir mencakup seluruh teknologi migas yang ada di dunia, menjadikannya contoh nyata dari komitmen PHR dalam inovasi.
Ke depan, PHR berkomitmen memperluas penerapan standar dan sistem manajemen perusahaan, termasuk peluang untuk menambah cakupan sertifikasi di Regional 1 yang meliputi Zona 1, Zona Rokan, dan Zona 4. Penguatan sistem manajemen ini diharapkan menjadi bagian dari budaya perbaikan berkelanjutan, mendukung operasional yang unggul, aman, efisien, dan berkelanjutan di segi produksi, HSSE, dan kinerja keuangan.
Bagikan
Berita terkait
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 17.15
BNI Perkuat Tata Kelola SDM Lewat LSP dan Sertifikasi Global ISO
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.38
Menuju Usia 42 Tahun, PT KBI Fokus pada Inovasi dan Layanan Berkelanjutan
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 20.40
Ubi Bombing, Cara Baru Padamkan Karhutla ala Presiden Prabowo
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 22.15