Persoalan Lapas Cibinong Berbuntut Panjang, KPK Turun Tangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menemukan 16 unit rumah dinas di Lapas Cibinong, Jawa Barat, dari mana 13 unit tidak tercatat dalam sistem SIMAK BMN. Hal ini muncul setelah inspeksi mendadak Ombudsman RI terhadap fasilitas mewah di lingkungan lapas. KPK mencurigai pembangunan fasilitas tersebut tidak menggunakan anggaran negara resmi lapas.
Juru bicera KPK Budi Prasetyo menyatakan perlu investigasi mendalam terkait sumber dana, pihak yang memberikan izin, dan kriteria warga binaan yang mendapatkan fasilitas mewah. KPK membuka komunikasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menelusuri praktik ini.
KPK menekankan temuan ini harus menjadi momentum untuk pembenahan sistemik di seluruh lapas, bukan hanya solusi untuk satu lokasi. Investigasi akan melibatkan permintaan keterangan dari pihak yang mengetahui keberadaan dan penggunaan fasilitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.42
Poin-Poin Rapat Dirjen PAS-Kalapas Cibinong Nonaktif dengan DPR
Detik.com · 29 September 2026 pukul 06.30
Terungkap Pemilik Fasilitas Mewah hingga Wiski di Lapas Cibinong
kumparan · 28 September 2026 pukul 23.12
KPK Soroti 'Apartemen' di Lapas Cibinong: Sinyal Adanya Transaksi Petugas-Napi
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 17.44
KPK Buka Peluang Dalami Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
Berita terkait
Persoalan Lapas Cibinong Berbuntut Panjang, KPK Ikut Turun Tangan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 08.55
Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Disorot, KPK Ingatkan Ada Celah Transaksi hingga Korupsi
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 18.36
KPK Diam-diam Pantau Isu Terkait "Hunian Mewah" di Lapas Cibinong
JawaPos · 28 September 2026 pukul 16.30
Dugaan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Dipantau KPK
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 16.20