Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Kejar Seluruh SPBU Salurkan B50 pada Akhir September

Pertamina menargetkan seluruh SPBU di wilayahnya menyalurkan BBM jenis Biosolar B50 paling lambat akhir September 2020. B50 adalah bahan bakar diesel yang terdiri dari campuran 50 persen biodiesel berbasis kelapa sawit (FAME) dan 50 persen solar fosil. Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyatakan bahwa sebagian besar terminal BBM sudah menyediakan stok B50, dan penyalurannya di tingkat SPBU telah mencapai 95 persen. Namun, wilayah seperti Maluku dan Papua masih dalam proses transisi karena harus menyelesaikan sisa stok B40 terlebih dahulu.

Selain fokus pada bauran energi untuk mesin diesel, Pertamina juga memperluas penggunaan bioetanol dalam produk bensin. Dalam tiga tahun terakhir, distribusi Pertamax Green 95 yang dicampur bioetanol telah tersebar di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, dan sebagian Jakarta. Eko menyampaikan bahwa pemerintah sedang menyusun regulasi untuk memperluas kewajiban penggunaan etanol, dengan target agar seluruh produk bensin di pasar dapat dicampur dengan bahan bakar nabati dalam 1-2 tahun ke depan.

Untuk mendukung transisi energi ini, Pertamina bersama Kementerian ESDM dan lembaga terkait mengajukan permohonan insentif pembebasan cukai untuk etanol berbasis bahan bakar. Langkah ini diharapkan mempercepat adopsi bahan bakar terbarukan di sektor transportasi nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait