Pertamina Lubricants Pasok 12.000 Barel Drilling Fluid ke BP Tangguh LNG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Lubricants (PTPL) memasok 12.000 barel drilling fluid tipe Smooth Fluid 05 (SF-05) ke BP Tangguh LNG di Sorong, Papua Barat. Volume ini meningkat sekitar empat kali lipat dibandingkan pengiriman sebelumnya yang berkisar 3.000 hingga 5.000 barel. SF-05 digunakan sebagai base fluid dalam sistem Oil Base Mud (OBM) untuk mendukung aktivitas pengeboran sumur migas di kawasan Indonesia Timur. Produk ini diproduksi oleh PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan sebelum dipasarkan oleh PTPL.
Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, menyatakan bahwa peningkatan volume pemasaran SF-05 menjadi indikator pertumbuhan kebutuhan specialty chemical berkualitas untuk sektor hulu migas di Indonesia Timur. Menurutnya, peluang ini dapat memperluas pemanfaatan produk dalam negeri sekaligus mempertemukan kapabilitas Pertamina dengan kebutuhan industri di kawasan tersebut.
SF-05 memiliki beberapa fungsi dalam proses pengeboran, seperti membantu mengangkut serbuk bor ke permukaan, menjaga pendingain dan pelumasan mata bor serta kawat bor, mengontrol tekanan formasi, dan membentuk lapisan pelindung pada dinding lubang bor. PTPL berperan sebagai commercial arm Pertamina dalam bisnis specialty chemical, mulai dari membaca kebutuhan pasar hingga memasarkan produk yang dihasilkan di lingkungan Pertamina Group. Perusahaan menyatakan akan terus mengembangkan produk specialty chemical untuk mendukung industri energi dan memperkuat pemanfaatan produk domestik di pasar global.
Bagikan
Berita terkait
Hari Pelanggan Nasional, Ada Promo Oli, Tempat Istirahat untuk Driver Ojol di Semarang
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 16.35
Pertamina Lubricants Bagi-bagi Cashback hingga Rp 40 Ribu, Ada Syaratnya
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 22.30
Pertamina Lubricants Bawa Kabar Baik, Ada Promo Menarik untuk Pemilik Kendaraan
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 22.30
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Beri Dampak Ekonomi hingga Rp 200 Juta per Tahun
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.44