Pertamina Marine Gandeng China, Peluang Kerja Pelaut RI Makin Luas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) mengadakan pertemuan bisnis dengan lima perusahaan maritim terkemuka di China, termasuk Zhejiang Weihai Crew Management, Seahero International Ship, Taihua Shipping Management, Hanson Holding, dan Shanghai Yongyin Shipping Service. Pertemuan ini difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Shanghai dan bertujuan memperkuat kolaborasi maritim antara Indonesia dan China. Fokus kolaborasi meliputi crew management, ship services, ship management, maritime investment, dan maritime logistics.
Direktur Utama PMSol, Joko Pramono, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk menangkap peluang di industri pelayaran global, khususnya di China. Salah satu peluang terbesar adalah meningkatnya kebutuhan tenaga pelaut di China yang diikuti dengan keterbatasan ketersediaan awak kapal. Indonesia, dengan sumber daya pelaut yang kompeten dan pengalaman PMSol dalam pengelolaan awak kapal, siap menjadi mitra strategis untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
PMSol berkomitmen untuk memperluas paspor internasional, meningkatkan daya saing pelaut Indonesia di pasar global, dan mendukung penguatan posisi Pertamina Group sebagai pemain maritim yang kompetitif di tingkat dunia. Business meeting ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama konkret di bidang penyediaan awak kapal, manajemen kapal, dan layanan operasional maritim.
Bagikan
Berita terkait
Taiwan Terima Jet Tempur F-16V Pertama Buatan AS untuk Hadapi China
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 15.10
UKM Binaan Indonesia Eximbank Hasilkan Transaksi 20 Ton Pala Ekspor ke China
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 14.22
Taiwan Terima 2 Jet Tempur F-16V Buatan AS untuk Tangkal China
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.41
Perjalanan Xiaomi Auto: dari Beijing, ke Eropa, Menuju Indonesia
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 13.00