Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM dan LPG Tetap Berjalan Pascagempa Flores

Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap terjaga dan dipulihkan secara bertahap setelah gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan update operasional per tanggal yang sama, dari total 52 SPBU di Flores, 32 SPBU telah beroperasi kembali, sementara 20 SPBU lainnya masih non-operasional akibat dampak bencana. Menurut VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, sebagian SPBU yang belum beroperasi terdampak pemadaman listrik, kerusakan fasilitas, dan kondisi lingkungan pasca-gempa. Beberapa SPBU yang sarana dan fasilitasnya aman belum dioperasikan karena operator menunggu penilaian ulang risiko gempa susulan.

Distribusi BBM dilakukan menggunakan mobil tangki dengan pengamanan ekstra, terutama pada jalur yang terdampak longsor seperti Jalan Reo–Ruteng, Jalan Trans Flores ruas Ende–Bajawa, dan Jalan Trans Marapokot. Di wilayah Manggarai, dua SPBU rusak di area pengisian belum beroperasi, namun masyarakat dapat memanfaatkan SPBU lain seperti SPBU 54.86.501, 54.86.503, dan 54.86.509. Untuk LPG, lima agen tetap beroperasi dengan stok yang dipantau rutin. Namun, 12 agen minyak tanah terdampak bencana, dan distribusi kesulitan karena kondisi Fuel Terminal Reo serta akses jalan yang terputus.

Pertamina terus mengkoordinasikan dengan pemerintah daerah dan stakeholder untuk memulihkan operasi secara bertahap, dengan tetap mengutamakan keselamatan. Masyarakat dapat mengakses informasi melalui layanan Pelanggan Pertamina di nomor 135 atau aplikasi MyPertamina.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait