Pertamina Sebut Harga BBM Nonsubsidi-Avtur RI Lebih Murah dari Negara Tetangga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina (Persero) menyatakan harga BBM nonsubsidi dan avtur di Indonesia lebih murah dibanding negara tetangga. Harga BBM nonsubsidi stabil 2025-2026 awal, namun kenaikan signifikan terjadi sejak Maret 2026, khususnya Pertamax dan Pertamax Green 95 sejak Juni 2026. Kenaikan harga dipengaruhi faktor geopolitik sejak Februari 2026. Pada Oktober 2026, tidak ada kenaikan harga, dengan Pertamax Turbo Rp 19.600/L, Pertamax Green 95 Rp 19.150/L, dan Pertamax Rp 15.950/L. Diesel Dexlite Rp 23.700/L, Pertamina Dex Rp 25.200/L. BBM subsidi tetap: Pertalite Rp 10.000/L, Bio Solar Rp 6.800/L. Harga avtur Indonesia Rp 20.190/L, termurah di Asia Tenggara. Negara seperti Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos memberikan insentif pajak, sementara Singapura dan Australia melepas harga ke mekanisme pasar. Di September 2026, bensin RON 97/98 di negara lain lebih mahal: Brunei Rp 21.873/L, Malaysia Rp 21.927/L, Thailand Rp 26.424/L, Filipina Rp 27.301/L. Avtur di Thailand Rp 33.377/L, Singapura Rp 44.202/L, Malaysia Rp 46.006/L.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.41
Harga BBM Non Subsidi Tidak Naik Oktober, Pertamina Ungkap Alasannya
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.29
Pemerintah Klaim BBM Indonesia Paling Murah, RON 92 Singapura Bikin Geleng-geleng
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.03
Pemerintah Klaim Harga BBM RI Lebih Murah Dibandingkan Negara Lain
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.45
Harga BBM Pertamina Masih Kompetitif di ASEAN, Ini Buktinya
Berita terkait
Pertamina Tegaskan Harga Pertamax Dkk Tetap Ikuti Formula Pemerintah
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 14.44
Harga bensin turun pada pekan pertama Agustus
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 09.51
Tak Lagi Lelang, RI Sampai Hunting Buat Dapatkan BBM
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.25
ESDM Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Stok Aman 20 Hari ke Depan
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 14.05