Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina (Persero) berkomitmen memimpin pengembangan ekosistem penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS/CCUS) di Indonesia sebagai bagian dari Dual Growth Strategy untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060. Strategi ini menggabungkan penguatan bisnis utama seperti produksi migas dengan penerapan CCUS, serta pengembangan bahan bakar rendah karbon seperti biofuel B50, Sustainable Aviation Fuel (SAF), dan bioetanol. Pertamina juga memperluas kapasitas panas bumi melalui PT Pertamina Geothermal Energy dan mengidentifikasi 13 lokasi studi CCS/CCUS dengan potensi penyimpanan CO2 hingga 7,3 GigaTon, termasuk CCS Hub Asri Basin dengan kapasitas 2,9 GT. Untuk mengurangi biaya unit CCS, perusahaan menerapkan konsep infrastruktur bersama melalui regional hub.
Bagikan
Berita terkait
Top! Capaian Dekarbonisasi Pertamina di Semester I 2026 Tembus 118%
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 17.07
Mantap, Pertamina Lampaui Target Pengurangan Emisi Karbon
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 13.07
Pertamina Catat Pengurangan Emisi pada Semester I 2026 Capai 118%
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 11.32
Ada Potensi Minyak Jumbo 1,4 Miliar Barel di RI, Ini Lokasinya
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 12.05