Pertumbuhan Bisnis Bank Panin Seret (PNBN), Kredit dan DPK Tergerus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) mencatat laba bersih Rp1,44 triliun pada semester I-2026, tumbuh hanya 1,0% year on year dari Rp1,42 triliun pada periode sama tahun 2025. Pendapatan Bunga Bersih naik 6,6% menjadi Rp4,68 triliun, didukung kenaikan Net Interest Margin (NIM) dari 4,23% menjadi 4,55% pasca penurunan suku bunga sejak pertengahan 2025. Namun, fungsi intermediasi melemah — total kredit terkoreksi 3,75% menjadi Rp139,64 triliun dari Rp145,08 triliun akhir 2025, lantaran bank menerapkan kebijakan kehati-hatian di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kualitas kredit justru memburuk meski selektivitas ditingkatkan. NPL gross naik menjadi 3,22% dari 2,81%, sementara NPL net melonjak dari 0,71% menjadi 1,26%. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga turun 7,87% menjadi Rp144,57 triliun, dikendalikan untuk mengantisipasi pertumbuhan kredit yang lemah. Di sisi lain, rasio CASA meningkat dari 40% menjadi 42%, dan PaninBank berhasil menerbitkan tiga seri obligasi berkelanjutan senilai total Rp3,26 triliun. Total modal bank kini mencapai Rp53,33 triliun dengan CAR sebesar 35,93%.
Bagikan
Berita terkait
Hana Bank Bukukan Laba Bersih Rp360,76 Miliar di Semester I 2026
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 19.18
Prabowo Ungkap Laba BUMN Meledak: Timah Naik 804%, Semen Indonesia 408%
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.21
Bank Kalteng catatkan laba Rp240,41 miliar per Juli 2026
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 09.36
IFG Life Bukukan Laba Bersih Rp 482,12 Miliar Sepanjang 2025
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 19.22