Petani Ungkap Biang Kerok Harga Cabai Rawit Hampir Tembus Rp 100 Ribu/Kg
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga cabai rawit merah melonjak hingga hampir Rp 100.000 per kg di pasar, dengan harga di tingkat petani mencapai Rp 65.000 per kg. Kenaikan ini dipicu oleh terbatasnya stok akibat produksi yang hanya tersedia di wilayah dataran rendah, sementara produksi di dataran tinggi terhenti karena kemarau berkepanjangan.
Ketua AACI, Abdul Hamid, memperingatkan harga berpotensi terus naik hingga November jika cuaca tidak membaik. Meskipun penanaman baru dimulai Oktober-November, stok belum akan bertambah signifikan. Kondisi normal diperkirakan baru terjadi pada Desember-Januari, namun berisiko terhambat musim hujan yang dapat memicu gagal panen dan mendorong harga hingga Rp 120.000 per kg.
Data PIHPS Bank Indonesia per 20 September 2026 mencatat cabai sebagai komoditas dengan kenaikan tertinggi. Cabai merah keriting naik 9,42% menjadi Rp 69.100/kg, cabai rawit merah naik 6,78% menjadi Rp 96.100/kg, cabai merah besar naik 6,23% menjadi Rp 58.000/kg, dan cabai rawit hijau naik 4,81% menjadi Rp 67.600/kg.
Bagikan
Berita terkait
Target Inflasi 2026 Diprediksi Masih Terjaga Meski Dibayangi El Nino
kumparan · 6 September 2026 pukul 03.00
Harga Cabai Rawit Naik Jadi Rp 70 Ribu/Kg
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 13.30
Harga Cabai Rawit Tambah Mahal, Hampir Rp 100 Ribu/Kg!
Detik.com · 20 September 2026 pukul 12.28
Harga Pangan 17 September 2026: Daging Sapi Tembus Rp 153.300 per Kg
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 11.15