PHR Teken Kontrak Bagi Hasil Pengembangan Shale Oil Blok Rokan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349082/original/028328900_1789471221-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_11.08.43_AM.jpeg)
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui PT PHE Rokan Nonkonvensional menandatangani kontrak bagi hasil untuk pengembangan migas nonkonvensional (MNK) di Blok Rokan. Langkah ini didasari oleh keberhasilan pengeboran Gulamo DET-1 (2023) dan Kelok DET-1 (2024) di struktur North Aman, yang diperkirakan memiliki sumber daya terambil mencapai 724 juta barel setara minyak (MMBOE).
Proyek ini didukung oleh Kepmen ESDM Nomor 246.K/MG.04/MEM.M/2026 yang memberikan kepastian regulasi, insentif investasi, dan skema cost recovery split adaptif. Pengembangan MNK Rokan diposisikan sebagai pionir untuk membangun ekosistem dan kapabilitas teknologi migas nonkonvensional di Indonesia, yang nantinya dapat direplikasi ke wilayah lain guna meningkatkan produksi minyak nasional dan ketahanan energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Berita terkait
Bahlil Pastikan Stok LPG Aman, Harga Tak Naik Berkat Kontrak AS
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 19.51
Pertamina Patra Niaga Sebut Antrean BBM Subsidi di Makassar Semakin Landai
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 15.35
Pertalite Tidak Naik hingga Akhir Tahun, Pertamax Bagaimana?
Detik.com · 13 September 2026 pukul 05.55
Pertamina Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik Hingga Akhir 2026
JawaPos · 12 September 2026 pukul 21.50